Wisata Susur Sungai dari Menara Pandang Banjarmasin РSusur sungai di wilayah Kota Banjarmasin dan sekitarnya  adalah salah satu wisata yang banyak digandrungi pengunjung. Umumnya, pengunjung yang ingin susur sungai harus datang ke Menara Pandang, Jalan Kapten Pierre Tendean, Banjarmasin dinaspariwisatabalangan.com. Ini karena tempat penjualan tiketnya berada di tepian Siring Pierre Tendean, kawasan yang sama dengan Menara Pandang Banjarmasin.

Wisata Susur Sungai dari Menara Pandang Banjarmasin

Namun saat ini, susur sungai relatif sepi. Bahkan tidak ada pengunjung. Hal tersebut disebabkan penutupan kawasan setempat untuk umum selama pandemi.
Terlebih, Kota Banjarmasin menjadi salah satu daerah yang menerapkan PPKM Level 4 atau PPKM darurat, praktis di kawasan tersebut tak boleh ada kerumunan.
Banyak Kelotok yang tambat di beberapa dermaga di kawasan Siring Pierre Tendean karena tak beroperasi.

Tarif Wisata

Sekadar informasi, tarif susur sungai dibanderol Rp 10.000 per orang. Rutenya dimulai dari Menara Pandang, Jembatan Dewi hingga Jembatan Pasar Lama.
Selain melihat panorama kota di sekitaran Siring Pierre Tendean dengan pemandangan lalu lalang Kelotok atau aktivitas warga, juga bisa menikmati destinasi Kampung Hijau dan Kampung Biru.
Kampung Hijau dan Kampung Biru adalah permukiman warga di tepian Sungai Martapura, Kelurahan Seberang Mesjid, Kecamatan Banjarmasin Timur.
Selain rumah warga dicat biru, pemandangannya juga menawarkan nuansa hijau taman vertikal, karena pada beberapa rumah terdapat tanaman yang menghiasi.
Rute lainnya pengunjung bisa request untuk pergi ke Museum Wasaka di wilayah Kelurahan Banua Anyar, Banjarmasin Timur.
Adapula destinasi wisata alam, yaitu Pulau Kembang yang berada di Sungai Barito tak jauh dari Pelabuhan Trisakti. Kedua destinasi tersebut akan dibebankan tarif tambahan.