Berita

Jangan Ngaku Pendaki Kalau Belum Tracking Ke Puncak Gunung Hauk

Jika selama ini setiap mendengar nama Balangan mungkin yang Anda ingat adalah pantai Balangan yang ada di Bali. Kali ini, Anda akan mengetahui tempat lain yang tak kalah bagusnya dengan pantai Balangan. Balangan merupakan sebuah kabupaten yang ada di provinsi kalimantan selatan. Menjadi kabupaten dari provinsi besar di indonesia, nama Balangan bisa dibilang kurang terdengar dan populer. Banyak orang terutama masyarakat luar provinsi kalimantan yang masih asing dengan kabupaten Balangan.

Namun, ternyata kabupaten di kalimantan ini menyimpan sebuah surga yang tersembunyi lo. Banyak Daya Tarik Wisata nan cantik yang kurang terekspos di Balangan. Jika Anda ingin mencoba pengalaman baru, maka tak ada salahnya jika Anda mengunjungi kabupaten Balangan untuk menjajal menjelajahi berbagai tempat wisata di Balangan. Balangan memang menjadi kabupaten yang sangat cocok bagi Anda yang ingin melakukan pendakian.

Di Balangan, Anda dapat menjumpai berbagai gunung yang bisa Anda daki salah satunya adalah gunung hauk. Gunung Hauk merupakan puncak gunung tertinggi di Kabupaten Balangan dengan ketinggian mencapai 1325 MDPL (Meter Dari Permukaan Laut) secara administratif Gunung Hauk berada di Desa Ajung Kecamatan Tebing Tinggi Kabupaten Balangan.

Gunung Hauk merupakan tempat sakral atau keramat bagi warga Dayak Pitap yang bermukim di sekitarnya. Beragam upacara adat Dayak sering dilakukan di sana. Puncaknya biasa digunakan sebagai tempat sesajen atas panen raya atau hajat yang telah dikabulkan oleh Sang Pencipta.

Dan sudah jadi rahasia umum kalau gunug-gunung di Indonesia memiliki banyak mitos tak terkecuali Gunung Hauk di desa Ajung ini. Adapun mitos yang ada di Gunung Hauk yaitu “Hujan Rutin”. Setiap pendaki akan selalu menemui hujan atau kehujanan apabila mendaki ke sana, meskipun pendakian itu dilakukan dimusim kemarau yang panjang sekalipun.

Masyarakat di sana meyakini bahwa para pendaki tersebut dimandikan air hujan agar selalu bersih ketika sudah berada di tempat yang dianggap sakral/ keramat tersebut. Mitos tersebut sampai sekarang masih dipercayai oleh masyarakat setempat, dan sejatinya kita pun patut menghormati kepercayaan mereka itu.

untuk mendaki Gunung Hauk, anda harus menuju desa Ajung terlebih dahulu yang merupakan desa terkahir di kaki Gunung Hauk. Desa Ajung bisa dicapai melalui perjalan darat, bisa mulai dari Barabai-Birayang HST, ataupun Paringin/ Balangan. Pemandangan Indah di Puncak Gunung Hauk 1325 Mdpl yang menyejukan hati dan mata yang memandang. Keindahan alam begitu terpancar dengan nuansa hijau asrinya serta jika kita beruntung kita akan mendapatkan lautan awan yang sangat luar biasa.

Jarak dari kedua kota tersebut kira-kira 45 Kilometer atau sekitar 1-2 jam perjalan mengendarai motor. Dari 45 Kilomter tersebut, sekitar 7 kilometer sebelum mencapai desa Ajung jalan yang akan dilewati cukup sakit, jalannya masih belum beraspal dan kontur jalan berbatu turun naik bukit kecil.

Sebelum memutuskan untuk mendaki Gunung Hauk, para pendaki sebaiknya untuk melapor dan meminta izin kepada Kepala Desa atau tetua Dayak yang mendiami Desa Ajung agar meminimalisir segala hal buruk yang berkemungkinan terjadi. Jika sudah,track pendakian pun bisa Anda dan kawan-kawan mulai, Dari Desa Ajung desa terakhir di Kaki Gunung Hauk, untuk mencapaishelter 1 yakni Batu Ajung dibutuhkan waktu sekitar 1 jam perjalanan. Jalan yang dilalui masih terbilang banyak yang landai, sehingga tidak terlalu menguras tenaga.

Sesampainya di Batu Ajung Anda akan menjumpai sungai Ajung yang harus Anda seberangi agar bisa melanjutkan perjalanan menuju puncak. Sungai  yang lebarnya sekitar 18-20 meter ini airnya sangat jernih dan segar, hanya saja di beberapa titik arusnya lumayan deras. Jadi, Anda harus hati-hati saat menyebranginya, ketinggian air sungainya mulai dari lutut hingga paha orang dewasa. Dan bisa saja makin surut atau sebaliknya bertamabah dalam dan deras, tergantung musim juga sih. Jika tidak memungkinkan, kita bisa menggunakan tali biar safety!

Setelah menyebarangi sungai Ajung, rute pendakian mencapai Puncak Gunung Hauk selanjutnya menujushelter Sungai Habang sekitar 2 jam-an lamanya. Track menanjak akan semakin semakin sering Anda temui dan harus dilewati. Sesuai namanya ?Sungai Habang” mata air pada sana berwarna relatif kemerahan, tetapi jika diambil airnya akan terlihat bening & kondusif buat dikonsumsi maupun dimandikan. Masih satu kawasan dengan Sungai Habang, di sana juga terdapat deretan kayu habang. Kayu habang merupakan spot favorit para pendaki untuk bermain hammock dan berfoto ria tentunya. Sesuai namanya juga “kayu habang” pohon-pohon di sana didominasi pepohonan berwarna merah karena kulitnya rata-rata terkelupas baik itu pohon yang besar maupun kecil. Suasana perisitirahatan yang indah nan sejuk membuat para pendaki sulit tak mampir di shelter ini Nah, dari Sungai Habang menujushelter Mata Air yang merupakanshelter 3 ini sudah sangat terasa tanjakan beratnya. Tapi jangan khawatir pemandangannya turut semakin eksotis kok.

Okay sudah di shelter 3 yah! Dari sinitrack menantang kian menegangkan otot-otot kaki. Jalur pendakian yang diselimuti pepohonan besar dan menjulang tinggi akan menjadi teman mendaki Anda, hanya saja suasana hati mulai gembira dan bersemangat karena sudah tak terlalu jauh lagi dari puncak Gunung Hauk.Jangan lupa abadikan moment fose di jalur ini yah!

Deretan pepohonan eksotis sudah terlewati, selanjutnya jalan setapak dan berbatu telah menghadang Anda. Medan ekstrim tersebut wajib Anda lewati dengan eksta hati-hati karena di salah satu sisinya adalah jurang. Tapiselow saja, nikmati saja medannya. Pasalnya jalur yang lebih menantang ini diimbangi pemandangan ciamiknya.

Panoramanya sangat menawan, pohon besi, kayu ulin, tanaman anggrek langka dengan aneka warna indahnya dan yang menjadi idola para pendaki yaitu hambal lumut akan Anda jumpai. Berada di Kawasan hambal lumut di Gunung Hauk ini bak berada di atas hamparan hambal atau karpet lembut super mahal.Akan menghasilkan foto epic!

Tinggal sedikit lagi! jika Anda sudah berada di hambal lumut ini perjalanan menuju puncak kira-kira hanya membutuhkan waktu sekitar 20-30 menit. Capek dengan keringat yang bercucuran telah pasti melanda, tapi permanen hening ya sahabat alam. Puncak Gunung Hauk akan mengubah pengorbanan Anda tersebut menggunakan keindahan yang menyejukan hati & mata yg memandang. Keindahan alam begitu terpancar dengan nuansa hijau asrinya. Angin sepoi-sepoi tak terasa perlahan mengangkat penat akan rutinitas harian.

 Tips Berwisata di Gunung Hauk

  1. Jangan merusak dan mencemari alamnya dalam bentuk apapun.
  2. Selain peralatan camping atau mendaki, persiapkan juga jas hujan untuk berjaga-jaga kalau hujan.
  3. Saat malam hari, suhu udara di puncak Gunung Hauk cukup dingin. Jadi, jangan lupa untuk membawa sleeping bag (SB), bisa juga baju hangat/ tebal seperti jaket dan sweater.
  4. Karena Gunung Hauk di Balangan ini dianggap sakral oleh masyarakat di sana, sebaiknya jaga tindakan, perkataan dan kespoanan Anda saat menjelajah alamnya.

Nah, itulah informasi singkat keindahan Gunung Hauk 1325 MDPL. Yuk segera sempatkan perjalanan wisata Anda untuk menengok puncak gunung fenomenal di Kota Balangan ini.

Happy Travelling!

Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Balangan

Kantor Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata atau disingkat Disporapar memiliki tugas untuk melaksanakan urusan pemerintahan Kabupaten Balangan dalam bidang Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata berdasarkan asas otonomi daerahnya

Anda mungkin juga suka...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *